Perspektif Sosial Dalam Implementasi E-Government (Studi Kasus Kab OKU, Sumetera Selatan)

  • Dedi Rianto Rahadi

Abstract

Evaluasi model pelaksanaan e-Government di Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan
yang akan dianalisis dilihat dari perspektif social. Model analisis yang digunakan dengan pendekatan
model MOA. Model MOA dikembangkan oleh grunden (2001,2004) yang memberikan ide-ide untuk
berkoordinasi dan mengontrol semua kegiatan terhadap pilihan teknologi dan organisasi. Model ini akan
memberi dampak dan pengaruh terhadap proses kerja internal dan ekternal, model pelayanan yang
diberikan kepada masyarakat serta suasana kerja yang mendukung aktivitas.
Data dikumpulkan melalui wawancara kepada masyarakat/pengguna maupun pihak pengelola egovernment.
Keberadaan e-government sudah merupakan kebutuhan diera reformasi dan globalisasi.
Masyarakat menuntut adanya transparasi dalam memberikan pelayanan, tanpa harus dibatasi waktu dan
tempat.
Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan maupun pelayan yang harus diintegrasikan dengan
melihat beberapa aspek social dalam proses e-government. Baik para pengelola maupun masyarakat
bersama-sama melihat aspek social dalam pemilihan teknologi informasi yang akan berdampak bagi
perkembangan e-government untuk kepentingan bersama tanpa melihat kepentingan sektoral.

Published
2017-04-12
How to Cite
RIANTO RAHADI, Dedi. Perspektif Sosial Dalam Implementasi E-Government (Studi Kasus Kab OKU, Sumetera Selatan). Proceeding; Vocational Education in IT Polytechnic; Competitive Advantage in ICT, [S.l.], apr. 2017. ISSN 2087-1562. Available at: <http://journals.telkomuniversity.ac.id/aptikom/article/view/653>. Date accessed: 18 nov. 2017.