IbM Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Melalui Keterampilan Pembuatan Kongflakes (Singkong Flakes)

  • Diana Widiastuti
  • Eka Herlina
  • Ade Heri Mulyati
  • Siti Warmasih
  • Sutanto _

Abstract

Kelurahan Karadenan mempunyai 30% masyarakat masuk dalam kategori berpenghasilan yang tidak menentu yang selanjutnya digolongkan dalam masyarakat non-produktif karena latar belakang pendidikan dan keterampilan yang sangat terbatas, padahal daerahnya cukup potensial sebagai daerah penghasil Singkong yang dijadikan sebagai bahan baku dalam industri tapioka. Produksi singkong di Kelurahan Karadenan Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor sangat tinggi (5 ton / hari), akan tetapi hasilnya hanya dijual dalam bentuk tepung tapioka yang harganya sangat rendah. Perlu dicarikan alternatif selain penjualan dalam bentuk tepung tapioka yang dapat mengembangan kearifan lokal pada tepung singkong untuk ketahanan pangan dan nilai tambah ekonomi masyarakat setempat. Kongflakes (Singkong Flakes) memberikan alternatif suatu program untuk peningkatan keterampilan kepada masysarakat akan memberikan nilai tambah yang bernilai jual tinggi sehingga dapat mengatasi kesejahteraan pada masyarakat kelurahan Karadenan terutama petani singkong dan penduduk yang berpenghasilan tidak menentu menjadi pengusaha Kongflakes.

Published
2018-10-24
How to Cite
WIDIASTUTI, Diana et al. IbM Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Melalui Keterampilan Pembuatan Kongflakes (Singkong Flakes). Charity, [S.l.], v. 1, n. 01, p. 90-95, oct. 2018. Available at: <http://journals.telkomuniversity.ac.id/charity/article/view/1583>. Date accessed: 20 mar. 2019. doi: https://doi.org/10.25124/charity.v1i01.1583.