KAJIAN DESAIN DINING SET MID CENTURY DENGAN SISTEM KNOCK-DOWN STUDI KASUS NEW ELEGANT, LTD.

  • Susi Hartanto
  • Aditya Cipta Sugandha

Abstract

Mid century merupakan gaya furnitur yang cukup susah dibuat versi knock-down karena strukturnya
yang ramping. Namun dengan permintaan pasar yang cukup tinggi akan gaya ini, perusahaan furnitur harus
selalu mampu menghasilkan produk dengan gaya yang diminati dan memiliki keunggulan, salah satu
keunggulan yang bisa ditawarkan adalah dengan sistem knock-down. Knock-down merupakan sistem bongkar
pasang yang umum dipakai agar produk yang dihasilkan ringkas dan hemat tempat. Untuk itu diambil studi
kasus pada perusahaan furnitur New Elegant, Ltd., Vietnam. Perusahaan ini lebih fokus pada produk dining set.
Desain kursi makan mid century knock-down yang bisa diproduksi New Elegant Ltd., adalah yang memiliki 3
konstruksi dasar sama dengan standar pabrik (seat frame, front legs, chair back). Sedangkan untuk desain meja
makan mid century yang bisa diproduksi adalah yang memiliki struktur table top dan table legs yang dikunci
dengan hardware (baik dengan atau tanpa apron). Bentuk desain sifatnya relatif, menyesuaikan ciri-ciri desain
mid century yang membulat dan ramping. Harga penawaran ke klien harus yang masuk dalam kisaran harga ritel
USD90-99 per produk, dan sesuai perhitungan biaya, desain masuk dalam kategori harga yang kompetitif.
Secara loadability pun, daya tampung dalam 1 kontainer 40ft HC lebih besar 48% dibanding set serupa yang
tidak knock-down. Dengan demikian, model desain ini bisa menjadi salah satu referensi bagaimana cara
modifikasi desain mid century versi knock-down.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-01-16
How to Cite
HARTANTO, Susi; SUGANDHA, Aditya Cipta. KAJIAN DESAIN DINING SET MID CENTURY DENGAN SISTEM KNOCK-DOWN STUDI KASUS NEW ELEGANT, LTD.. Idealog: Ide dan Dialog Desain Indonesia, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 11-22, jan. 2019. ISSN 2615-6776. Available at: <http://journals.telkomuniversity.ac.id/idealog/article/view/1779>. Date accessed: 25 mar. 2019.