ANALISIS PERBANDINGAN HARGA JARINGAN LISTRIK PENERANGAN PADA MODEL JARINGAN KONVENSIONAL DAN JARINGAN BERBASIS RELE

  • Efa Maydhona Saputra ITERA
  • Diki Dirgiantara Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan
  • Topan Wira Buana Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan

Abstrak

Jaringan listrik penerangan pada penelitian ini mengacu pada jaringan listrik yang digunakan untuk mengontrol nyala dan matinya lampu, bukan mengatur redup terangnya lampu. Jaringan konvensional dan jaringan berbasis relay memiliki dua perbedaan mendasar, yaitu pada pemilihan jenis kabel, dan relay sebagai pengganti fungsi saklar. Jaringan konvensional umumnya menggunakan jenis kabel dengan luas penampang sebesar mungkin untuk menghindari rugi-rugi akibat daya disipasi. Sedang pada jaringan berbasis relay, selain menggunakan relay dan power supply sebagai komponen utama, jenis jaringan ini cukup menggunakan kabel dengan luas penampang yang kecil, karena tegangan yang dilewatkan hanya 5V.


Perbedaan penggunaan jenis kabel membuat biaya yang dibutuhkan pada kedua jenis jaringan juga berbeda. Jaringan konvensional membutuhkan banyak biaya ketika kabel yang digunakan sangat panjang, sedang jaringan berbasis relay akan boros biaya ketika kabel yang digunakan cukup pendek. Ada satu kondisi, dimana kedua jenis jaringan tersebut membutuhkan biaya yang sama. Kondisi ini ditentukan oleh panjang kabel yang digunakan. Dengan mengetahui kondisi tersebut, teknisi listrik dapat meminimalisir kebutuhan biaya untuk jaringan penerangan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

[1] Bahriun, T. Ahri. 2005. Rele Tegangan Elektronik. Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
[2] Charles K. Alexander, dan Matthew N.O. Sadiku. 2009. Fundamentals of Electric Circuits 4th edition. New York : McGraw-Hill Companies inc.
[3] Penjelasan PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik). 2011. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
[4] [Online] Tersedia di www.siemon.com/share/products05/cable_solution6-plenum-us_oi1.jpg [diakses pada 2 Januari 2018].
[5] Wicaksono, Handy. 2009. Relay – Prinsip dan Aplikasi. Catatan Kuliah “Automasi 1” : Universitas Kristen Petra
[6] Relays. [Online] Tersedia di https://www.letscontrolit.com/wiki/index.php/Relays [diakses pada 29 November 2017].
[7] Datasheet. SN74HC04. Texas Instrument.
[8] Robinzon Pakpahan, Dadan Nur Ramadan, dan Sugondo Hadiyoso. 2016. Rancang Bangun dan Implementasi Automatic Transfer Switch (ATS) Menggunakan Arduino Uno dan Relai. Jurnal Elektro Telekomunikasi Terapan Vol. 3 No. 2 Desember, 332 – 341.
[9] 1 Channel Relay Module (Active Low Control). [Online] Tersedia di https://www.addicore.com/Single-Channel-Relay-Module-p/ad317.htm [diakses pada 29 November 2017].
Diterbitkan
2017-12-29
##submission.howToCite##
SAPUTRA, Efa Maydhona; DIRGIANTARA, Diki; BUANA, Topan Wira. ANALISIS PERBANDINGAN HARGA JARINGAN LISTRIK PENERANGAN PADA MODEL JARINGAN KONVENSIONAL DAN JARINGAN BERBASIS RELE. Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 524-531, des. 2017. ISSN 2442-4404. Tersedia pada: <http://journals.telkomuniversity.ac.id/jett/article/view/1111>. Tanggal Akses: 23 peb. 2018
Bagian
ELEKTRONIKA