INDUSTRI FILM INDONESIA SEBAGAI BAGIAN DARI INDUSTRI KREATIF INDONESIA

  • Idola Perdini Putri Universitas Telkom

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang industri film Indonesia pasca reformasi sebagai salah satu sub-sektor industri kreatif. Industri kreatif dianggap banyak memberikan sumbangsih positif terhadap pembangunan sebuah kota bahkan negara dalam hal peningkatan pasar dan ekonomi global. Industri kreatif memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Industri film dunia sendiri mampu memperoleh pendapatan hingga $10,162,657,657 (sekitar 980 triliun rupiah), dengan penjualan tiket mencapai 1.276.715.780 buah, dan jumlah penonton bioskop yang mencapai lebih dari 700 juta orang. Sementara di Indonesia menurut penelitian Oxford Economics, dengan mempertimbangkan transaksi langsung dan tidak langsung yang ditimbulkan, total kontribusi ekonomi Industri film dan televisi terhadap PDB pada 2010 mencapai USD 2,98 miliar atau 0,43 persen dari seluruh PDB nasional. Deskripsi industri film Indonesia menganalisis tiga subsektor industri film yaitu produksi, distribusi dan eksebisi dan menggambarkan bagaimana kondisi pada industri film nasional pada era pasca reformasi sejak industri film didapuk sebagai salah satu sub-sektor industri kreatif.

Published
2017-02-20
How to Cite
PUTRI, Idola Perdini. INDUSTRI FILM INDONESIA SEBAGAI BAGIAN DARI INDUSTRI KREATIF INDONESIA. Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi), [S.l.], v. 3, n. 1, p. 24-42, feb. 2017. ISSN 2442-4005. Available at: <http://journals.telkomuniversity.ac.id/liski/article/view/805>. Date accessed: 20 nov. 2017.
Section
Articles