Desain Troll Game Untuk Stimulasi Perubahan Brainwave Pada Kegiatan Observasi Stimulasi Audio Enhanced Alpha
Authors
| Issue | Vol. 4 No. 1 (2026) |
| Published | 24 July 2026 |
| Section | Articles |
Abstract
Gangguan kecemasan menjadi salah satu permasalahan utama kesehatan mental dunia, dengan prevalensi global mencapai 4,05% (Global Burden of Disease, 2019) dan peningkatan 6,8% di Indonesia selama pandemi COVID-19 (Riskesdas). Mengingat adanya risiko etis dan psikologis untuk menguji individu dengan kondisi kecemasan, penelitian ini menggunakan responden normal yang diberi stimulus guna memicu ketidaknyamanan secara terkontrol. Stimulus berupa game Turtle Trouble yang dirancang dengan elemen visual, audio, dan tantangan interaktif untuk meningkatkan beban kognitif pemain. Data EEG direkam menggunakan MUSE 2 dan dianalisis dengan MATLAB dan EEGLAB untuk memantau spektrum gelombang alpha (8–12 Hz), beta (12–30 Hz), dan gamma (>30 Hz) secara real-time. Hasil menunjukkan rata-rata kemunculan frekuensi tinggi meningkat dari 5 kali (Level 1), 6,5 kali (Level 2), hingga 9,5 kali (Level 3). Gelombang beta dan gamma mendominasi selama permainan, sedangkan alpha meningkat setelah stimulus audio. Skor subjektif ketidaknyamanan tercatat rata-rata 4,41/5, menunjukkan efektivitas Turtle Trouble sebagai media stimulus terukur dalam studi neuropsikologi.
Keywords: Brainwave, EEG, Enhanced Alpha, Turtle Trouble, Neurofeedback, Game Frustrasi
How to Cite
file_copyCopyLicense
Authors who publish in this journal agree to the following rules:
- Authors retain copyright and give the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
- Authors are permitted and recommended to post their work online (such as in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work.
