Low-Cost Gps Spoofing Detection And Monitoring System
Authors
| Issue | Vol. 4 No. 1 (2026) |
| Published | 24 July 2026 |
| Section | Articles |
Abstract
Perkembangan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) telah memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk transportasi, telekomunikasi, dan geolokasi. Namun, GNSS menghadapi tantangan serius berupa ancaman GPS spoofing yang dapat mengganggu integritas data navigasi melalui manipulasi sinyal. Ancaman ini berisiko tinggi bagi aplikasi yang memerlukan akurasi lokasi tinggi, seperti sistem navigasi otomatis dan aplikasi krusial lainnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi GPS spoofing berbasis Internet of Things (IoT) dengan biaya rendah, menggunakan modul GPS u-blox NEO-6M V2 yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32. Sistem mengakuisisi data sinyal GPS, khususnya koordinat lintang dan bujur, yang dianalisis di sisi backend menggunakan pendekatan berbasis aturan (rulebased). Deteksi dilakukan dengan membandingkan koordinat yang diterima dengan titik referensi yang valid, dan jika deviasi melebihi ambang batas yang telah ditentukan, sinyal diklasifikasikan sebagai spoofing. Hasil klasifikasi ditampilkan melalui situs pemantauan berbasis Vercel. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mendeteksi anomali koordinat secara real-time dengan akurasi tinggi, sehingga menawarkan solusi efektif, terjangkau, dan mudah diimplementasikan untuk mitigasi GPS spoofing pada perangkat IoT.
Keywords: IoT, deteksi spoofing, GNSS, rule-based, thresholding, analisis koordinat
How to Cite
file_copyCopyLicense
Authors who publish in this journal agree to the following rules:
- Authors retain copyright and give the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
- Authors are permitted and recommended to post their work online (such as in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work.
