Integrasi Iot Dalam Monitoring Sistem Pemberian Nutrisi Otomatis Untuk Tanaman Hidroponik Jenis Deep Flow Technique Di Dalam Greenhouse
Authors
| Issue | Vol. 4 No. 1 (2026) |
| Published | 24 July 2026 |
| Section | Articles |
Abstract
Internet of Things (IoT) adalah konsep yang menghubungkan berbagai perangkat, baik perangkat keras maupun lunak, ke jaringan internet untuk memungkinkan komunikasi dan otomatisasi. Dalam sistem IoT, terdapat tiga komponen utama: sensor, gateway, dan cloud. Hidroponik adalah metode budidaya tanaman tanpa tanah, dengan memanfaatkan air dan larutan nutrisi, seperti pada tanaman selada. Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis IoT untuk monitoring dan otomatisasi sistem hidroponik. Sistem menggunakan mikrokontroler yang terhubung ke server dan website monitoring, serta dilengkapi sensor pH, TDS, dan suhu air. Fitur utama sistem mencakup pemantauan kadar pH dan kepekatan nutrisi, serta otomatisasi perbaikan nilai pH dan TDS menggunakan pompa peristaltik yang mengalirkan larutan penyeimbang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu air rata-rata sebesar 25.15°C, konsentrasi larutan nutrisi 730 ppm, dan nilai pH rata-rata 6.5. Untuk komunikasi data, sistem mencatat rata-rata kecepatan pengiriman 540 bps, delay sebesar 0,210 detik, dan tanpa kehilangan paket. Semua data dapat diakses melalui dashboard Node-RED secara real-time melalui Web-Monitoring.
Keywords: Hidroponik, IoT, Monitoring, Otomatisasi, Node-RED
How to Cite
file_copyCopyLicense
Authors who publish in this journal agree to the following rules:
- Authors retain copyright and give the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
- Authors are permitted and recommended to post their work online (such as in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work.
