Perancangan Buku "Jari Berbicara" sebagai Pengenalan Bahasa Isyarat bagi Kalangan Generasi Z

group

Authors

  • Sandha Farah Difa Husna
  • Siti Desintha Telkom University
  • Arry Mustikawan
Issue Vol. 7 No. 1 (2025)
Published 30 September 2025
Section Articles
description PDF
subject

Abstract

Kesetaraan hak dan kesempatan berpartisipasi dalam masyarakat adalah hak setiap individu, termasuk penyandang disabilitas seperti tunarungu. Di Indonesia, jumlah penyandang disabilitas mencapai 8,5% dari total penduduk. Penyandang tunarungu menggunakan bahasa isyarat SIBI atau BISINDO untuk berkomunikasi. Namun, stigma negatif di masyarakat sering menghambat interaksi sehari-hari dan menyebabkan audisme. Generasi Z memiliki peran penting dalam mengubah stigma ini dan menciptakan lingkungan inklusif untuk penyandang tunarungu. Namun, akses terbatas terhadap media pendidikan mengenai bahasa isyarat menjadi salah satu hambatan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan media edukasi yang inovatif untuk meningkatkan pemahaman Generasi Z terhadap bahasa isyarat. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang tunarungu dan disabilitas lainnya tanpa diskriminasi.

Keywords: tunarungu, bahasa isyarat, audisme, generasi z, media edukasi

format_quote

How to Cite

file_copyCopy
[1]
Sandha Farah Difa Husna et al. 2025. Perancangan Buku "Jari Berbicara" sebagai Pengenalan Bahasa Isyarat bagi Kalangan Generasi Z. KALATANDA : Jurnal Desain dan Media Kreatif. 7, 1 (Sep. 2025). DOI:https://doi.org/10.25124/kalatanda.v3i1.9706.

license

License

Copyright (c) 2025 KALATANDA : Jurnal Desain dan Media Kreatif

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Downloads

Download data is not yet available.