Yayasan Pendidikan Islam At-Taqwa terletak di Desa Sukamenak, Kabupaten Bandung. Masyarakat di desa tersebut ingin membangun Bank Sampah untuk meningkatkan kebersihan lingkungan serta mengurangi beban pengeluaran kebersihan. Di samping itu, wabah COVID-19 saat ini terasa membebani masyarakat dari sisi ekonomi dan memperparah menumpuknya sampah serta berdampak pada psikologis anak-anak yang harus berdiam terus di dalam rumah.
Kegiatan Abdimas ini berupaya bekerja sama Yayasan Pendidikan Islam At-Taqwa untuk menggerakkan masyarakat untuk melakukan program pengolahan sampah, yang dikerucutkan ke kegiatan pemilahan dan daur ulang, sehingga menghasilkan uang. Langkah ini penting untuk meningkatkan minat masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Selain kegiatan pendampingan, kegiatan pemilahan dan daur ulang akan menggunakan teknologi, berupa aplikasi, mengingat masyarakat setempat telah memiliki smartphone, dan aktif menggunakannya. Dengan Demikian, diharapkan dalam proses pembelajaran aplikasi bank sampah, masyarakat tidak terlalu mengalami kendala.
Kegiatan ini dapat mengurangi beban kebersihan lingkungan, beban ekonomi warga dalam pengeluaran kebersihan warga dan memberikan hiburan bagi warga khususnya anak-anak dalam masa "stay at home" pada saat wabah.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Copyright Notice
An author who publishes in the Charity agrees to the following terms:
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Information
Notice about change in the copyright policy of the journal 'Charity' : "From Vol 1, No.1 onwards the copyright of the article published in the journal 'Charity' will be retained by the author"
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.