Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan wadah tunggal bagi penghayat kepercayaan dan Masyarakat Adat di Indonesia. Pada 2021 terdapat sekitar 178 Organisasi Kepercayaan dan Masyarakat Adat yang terdata secara resmi oleh pemerintah. Namun begitu, konstruksi media yang mengasosiasikan mistik dan klenik dengan atribut yang seringkali digunakan oleh masyarakat kepercayaan seperti pakaian adat, sesajen, ritual dan lainnya yang menjelma sebagai stigma di masyarakat. ‘Sapa Penghayat’ kemudian menjadi salah satu program siniar yang digagas sebagai kanal diskusi ringan terkait Apa, Siapa, Mengapa Bagaimana kegiatan dan ajarannya. Siniar ini diharapkan menjadi sumber data, informasi, dan konfirmasi resmi terkait kesimpangsiuran yang beredar di masyarakat. Tim pengabdian masyarakat Prodi Ilmu Komunikasi Telkom University membantu mempertajam konsep “Sapa Penghayat” dan pembuatan teknis serta realisasi pembuatan bumper. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei – September 2021 melalui via Zoom dengan sistem rekaman, untuk kemudian dilakukan penyuntingan dan tayang pada tanggal yang ditentukan
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Copyright Notice
An author who publishes in the Charity agrees to the following terms:
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Information
Notice about change in the copyright policy of the journal 'Charity' : "From Vol 1, No.1 onwards the copyright of the article published in the journal 'Charity' will be retained by the author"
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.