Smart Village merupakan konsepsi sebuah desa yang didukung sistem digital terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah di Indonesia. Sistem digital sebuah smart village diantaranya menyediakan aplikasi layanan masyarakat, platform untuk aktivitas ekonomi digital, dan peningkatan kehadiran masyarakat di dunia digital (digital presence). Namun, visi digitalisasi desa ini tidak akan terwujud tanpa peningkatan kapabilitas teknologi informasi (TI) stakeholder terkait yang ada di level desa. Jurnal ini menyajikan laporan hasil intervensi terhadap kapabilitas TI di Kampung Cyber, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, melalui upaya berkelanjutan selama satu tahun terakhir. Secara spesifik, jurnal ini melaporkan hasil pelaksanaan tahap pertama dan kedua dari keseluruhan agenda pengabdian masyarakat berkelanjutan yang mencakup akuisisi sumber daya TI (tangible) dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen TI (intangible) di level desa. Secara umum, pada tahap pertama telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Kampung Cyber di Desa Citeureup yang diikuti dengan perumusan konsep strategis smart village Desa Citeureup. Pada tahap kedua, telah dilakukan intervensi terhadap kapabilitas digital sektor ekonomi di Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Citeureup.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Copyright Notice
An author who publishes in the Charity agrees to the following terms:
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Information
Notice about change in the copyright policy of the journal 'Charity' : "From Vol 1, No.1 onwards the copyright of the article published in the journal 'Charity' will be retained by the author"
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.