Di Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, terdapat sebuah kelompok tani bernama Kismo Mulyo V yang dipimpin oleh Pak Seman dan terdiri dari puluhan petani yang menanam berbagai jenis tanaman seperti kedelai, padi, dan umbi-umbian. Petani membutuhkan cara untuk memastikan pemberian dosis pupuk yang tepat agar tanaman bisa tumbuh dengan optimal dan produksi yang maksimal. Namun, pemberian dosis pupuk yang salah bisa menimbulkan masalah, seperti hambatan perkembangan tanaman atau pencemaran tanah.Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan sosialisasi dan edukasi kepada kelompok tani mengenai pentingnya unsur hara bagi tanaman dan pemberian dosis pupuk yang tepat. Petani juga diberikan informasi mengenai kadar NPK, kelembaban, dan pH tanah melalui aplikasi yang dapat membantu mereka memutuskan waktu dan dosis pemupukan. Tujuannya adalah agar petani sadar akan pentingnya unsur hara dan meminimalisir pemborosan pupuk yang berdampak pada pencemaran tanah.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Copyright Notice
An author who publishes in the Charity agrees to the following terms:
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Information
Notice about change in the copyright policy of the journal 'Charity' : "From Vol 1, No.1 onwards the copyright of the article published in the journal 'Charity' will be retained by the author"
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.