| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 20 October 2025 |
| Section | Articles |
Kesiapan kerja dan pemahaman terhadap etika profesional sejak dini menjadi aspek penting dalam pendidikan menengah atas,
khususnya di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK). Transformasi industri dan perkembangan teknologi yang pesat, lulusan
SMK tidak hanya dituntut untuk menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki nilai-nilai integritas, tanggung jawab, serta
kemampuan berpikir kritis dan manajemen waktu yang baik. Dunia kerja modern membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya
terampil, tetapi juga mampu mengambil keputusan etis dan bekerja secara kolaboratif dalam tim. Solusi untuk hal tersebut dala
dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi tim dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi
menyelenggarakan workshop bertema “Kesiapan Kerja dan Etika Profesional” yang ditujukan kepada siswa SMK. Kegiatan ini
dirancang dengan metode interaktif yang memadukan penyampaian materi, diskusi, serta studi kasus langsung yang relevan
dengan situasi dunia kerja. Selain memberikan pemahaman konseptual, peserta juga diajak untuk mengidentifikasi tantangan
dan potensi diri, serta menyusun rencana pengembangan karier secara sistematis. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya
peningkatan antusiasme dan kesadaran peserta terhadap pentingnya etika kerja dan efisiensi waktu. Kegiatan ini tidak hanya
memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tetapi juga memberikan wawasan baru bagi tenaga pendidik dalam
mengembangkan kurikulum yang mendukung kesiapan kerja dan pembentukan karakter profesional peserta didik. Para siswa
antusias dalam mengikuti kegiatan dan mendapatkan wawasan mengenai keahlian soft skills di dunia kerja.
Keywords: etika profesional, kesiapan kerja, pendidikan vokasi, manajemen waktu, soft skills
