| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 27 January 2026 |
| Section | Articles |
Pemanfaatan energi yang berwawasan lingkungan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung pemerataan elektrifikasi di berbagai daerah. Tingkat penggunaan energi listrik dapat ditelusuri melalui indikator evaluasi seperti rasio elektrifikasi. Per Maret 2024, rasio elektrifikasi nasional tercatat sebesar 99,83%, menandakan bahwa masih ada sebagian kecil wilayah yang belum terjangkau akses listrik. Di Provinsi Jawa Barat sendiri, angka rasio elektrifikasi mencapai 99,99%, termasuk pada wilayah desa wisata yang memiliki potensi ekonomi lokal. Sejak tahun 2022, PT Eleska Iatki sebagai mitra Dinas ESDM Jawa Barat aktif berkontribusi dalam pelaksanaan program Jabar Caang. Pada tahun 2023–2024, perusahaan ini menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat di sektor kelistrikan, yakni dengan memberikan bantuan infrastruktur listrik di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, serta pendistribusian lampu hemat energi, token listrik, dan sembako di Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu dan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada prinsip CSR menurut Crowther dan Aras, yang menekankan aspek Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan. Lokasi penerima manfaat ditentukan berdasarkan klasifikasi wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), yang umumnya memiliki potensi sebagai destinasi wisata lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong tercapainya rasio elektrifikasi 100% serta mengurangi beban ekonomi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan energi.
Keywords: Desa Wisata, Lampu Hemat Energy, Rasio Elektrifikasi, Token Listrik
