| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 20 October 2025 |
| Section | Articles |
Keterbatasan pasokan listrik di beberapa sekolah kejuruan dapat berdampak pada efektivitas kegiatan belajar mengajar, terutama dalam mendukung penggunaan perangkat elektronik dan penerangan di ruang kelas. SMK Voctech 1 Tangerang menghadapi permasalahan keterbatasan sumber daya listrik yang menghambat optimalisasi proses pembelajaran. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memasang sistem solar cell sebagai sumber tenaga listrik alternatif guna meningkatkan ketersediaan energi bagi penerangan ruang kelas. Kegiatan ini mencakup perancangan, instalasi, serta pelatihan pemeliharaan sistem solar cell kepada tenaga pendidik dan siswa, sehingga mereka dapat mengelola dan merawat teknologi ini secara mandiri. Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, perancangan sistem, instalasi perangkat, serta sosialisasi dan pelatihan kepada pihak sekolah. Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan listrik yang ramah lingkungan, tetapi juga memberikan wawasan praktis kepada siswa mengenai teknologi energi terbarukan. Dengan adanya implementasi sistem solar cell ini, SMK Voctech 1 Tangerang dapat mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional, menekan biaya operasional, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi sekolah lain dalam mengadopsi solusi energi berkelanjutan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Keywords: energi terbarukan, keberlanjutan energi, sekolah kejuruan, solar cell, tenaga listrik alternatif
