| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 20 October 2025 |
| Section | Articles |
Gunung Puntang, yang terletak di Desa Cempakamulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, merupakan destinasi wisata alam dan sejarah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan digital. Daya tarik kawasan ini tidak hanya terletak pada keindahan alamnya—seperti hutan tropis, udara sejuk, dan lanskap pegunungan—tetapi juga pada peninggalan sejarah berupa Stasiun Radio Malabar dari era kolonial Belanda. Kombinasi antara kekayaan alam dan nilai historis menjadikan Gunung Puntang sebagai objek wisata edukatif yang unik. Di tengah perkembangan teknologi informasi, pengelolaan dan promosi pariwisata tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi digital, terutama melalui media website. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan website informatif dan responsif sebagai wajah digital Gunung Puntang yang menyajikan informasi menyeluruh kepada calon wisatawan. Metodologi yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) model waterfall, yang mencakup tahapan komunikasi, perencanaan, perancangan, pengkodean, dan implementasi. Website yang dikembangkan terdiri atas beberapa fitur utama seperti halaman utama, informasi sejarah, destinasi wisata, detail objek, dan peta digital interaktif yang terintegrasi dengan Google Maps. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa platform digital ini mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, memperluas jangkauan promosi, serta menunjang upaya transformasi digital dalam sektor pariwisata berbasis keberlanjutan. Diharapkan, melalui kehadiran website ini, Gunung Puntang dapat lebih dikenal secara luas dan memberikan pengalaman wisata yang lebih terstruktur, aman, dan menyenangkan bagi pengunjung.
Keywords: Gunung Puntang, Pariwisata Digital, Website Wisata, Tranformasi Digital, SDLC
