| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 20 October 2025 |
| Section | Articles |
Industri fashion Muslimah di Indonesia berkembang pesat, namun menghadapi persaingan pasar yang kompleks dan tersegmentasi. UMKM perlu memahami kebutuhan dan perilaku konsumen secara lebih strategis, salah satunya melalui pendekatan segmentasi pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Bandung Raya, dalam menerapkan segmentasi pasar secara praktis dan berbasis data. Pelatihan singkat berdurasi setengah hari diikuti oleh 17 peserta terpilih dari 51 pendaftar. Materi disampaikan secara partisipatif melalui studi kasus. Evaluasi post-pelatihan menunjukkan bahwa 94% peserta menyatakan materi sangat relevan dengan kebutuhan usaha mereka, sementara 88% menyatakan keinginan untuk mengikuti program pendampingan lanjutan. Temuan utama menunjukkan bahwa pelatihan berbasis konteks riil mampu meningkatkan kesadaran peserta terhadap pentingnya membidik segmen pasar secara tepat. Respons positif terhadap konten dan metode penyampaian yang diberikan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis praktik lebih efektif dibanding teori semata. Program ini merekomendasikan model pelatihan bertahap, pendampingan teknis individual, serta pengenalan sistem pencatatan data pelanggan untuk memperkuat kemampuan UMKM dalam memahami pasar. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan komunitas lokal dinilai krusial dalam memperluas jangkauan edukasi pemasaran berbasis segmentasi.
Keywords: segmentasi pasar, fashion muslimah, pelatihan partisipatif, pemberdayaan usaha, UMKM
