Deteksi Keadaan Tanah Kebun Teh Untuk Optimalisasi Produksi Di Perkebunan Rakyat CPCL Sebagai Upaya Untuk Mendukung Produksi Berkelanjutan

subject Abstract

Kelompok tani Batu Belang Medal merupakan bagian dari perkebunan rakyat yang memiliki potensi budidaya teh yang baik, namun masih menghadapi berbagai kendala adaptasi teknologi. Keterbatasan akses terhadap teknologi, rendahnya tingkat adopsi inovasi, dan metode pemetaan lahan yang masih manual menjadi hambatan utama dalam pengelolaan kebun teh. Petani cenderung melakukan perlakuan seragam pada seluruh lahan tanpa mempertimbangkan perbedaan kondisi tanah dan tanaman, yang berdampak pada pemborosan sumber daya serta rendahnya efisiensi produksi. Penelitian ini mengusulkan penggunaan sistem berbasis kamera multispektral, radar, drone, dan GPS untuk memetakan kondisi tanah meliputi kadar air air dan tingkat kesuburan tanah untuk mengatasi permasalahan produktivitas. Hasil uji menunjukkan bahwa 91% titik memiliki komposisi tanah dominan 60%, dengan kadar air terendah sebesar 22%. Sebanyak 75% titik sampel mengalami defisiensi unsur hara utama (N, P, K, Mg), dan hanya 5% yang kekurangan N dan K saja. Teknologi ini terbukti mampu mengidentifikasi kebutuhan spesifik lahan, sehingga dapat membantu petani rakyat dalam pengambilan keputusan berbasis data untuk mendukung peningkatan produksi secara berkelanjutan.

Keywords: Defisiensi hara, Ground Penetrating Radar, Kandungan air tanah, Kesuburan tanah, Perkebunan

format_quoteCitationfile_copyCopy
[1]
Widiyasari, D. et al. 2025. Deteksi Keadaan Tanah Kebun Teh Untuk Optimalisasi Produksi Di Perkebunan Rakyat CPCL Sebagai Upaya Untuk Mendukung Produksi Berkelanjutan. The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar. 5, 1 (Oct. 2025). DOI:https://doi.org/10.25124/cosecant.v5i1.9377.

Downloads

Download data is not yet available.