| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 20 October 2025 |
| Section | Articles |
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan edukasi tentang bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD) dan mengajarkan pembuatan Ovitrap sebagai alat untuk mengendalikan populasi nyamuk Aedes aegypti di Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kota Mataram. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif dengan model edukatif langsung, yang melibatkan masyarakat dalam pembuatan dan penggunaan Ovitrap. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dari berbagai latar belakang, yang dilatih untuk membuat Ovitrap menggunakan bahan-bahan sederhana seperti botol plastik bekas, gula merah, ragi roti, dan air. Temuan utama menunjukkan bahwa 85% peserta memahami cara kerja Ovitrap dan 70% mulai mengimplementasikannya di rumah mereka dalam dua minggu pertama setelah pelatihan. Penggunaan Ovitrap berhasil menurunkan populasi nyamuk Aedes aegypti di lingkungan peserta, meskipun terdapat keluhan mengenai bau atraktan yang digunakan. Temuan ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa Ovitrap dapat menurunkan jumlah telur nyamuk lebih dari 60%. Orisinalitas studi ini terletak pada penerapan Ovitrap di tingkat rumah tangga di Kelurahan Tanjung Karang Permai dengan partisipasi aktif masyarakat. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya pemberdayaan masyarakat dan pendekatan berbasis komunitas dalam upaya pencegahan DBD, yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dengan melibatkan tokoh masyarakat dan memastikan kebersihan lingkungan.
Keywords: aedes aegypti, DBD, kebersihan lingkungan, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, ovitrap
