| Issue | Vol. 5 No. 1 (2025) |
| Release | 20 October 2025 |
| Section | Articles |
Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Aikmel Utara, Lombok Timur, sebagai respon terhadap lemahnya sistem tata kelola data dan terbatasnya akses layanan digital di tingkat desa. Kegiatan ini bertujuan membentuk Pusat Pelayanan Informasi Desa (PPIDesa) dan mengembangkan aplikasi Smart Village Aikmel Utara yang terintegrasi dengan layanan publik dan sistem informasi desa. Metode yang digunakan mencakup observasi lapangan, forum diskusi kelompok (FGD), pelatihan partisipatif, dan pengembangan aplikasi berbasis open source system dengan pendekatan user-centered design. Hasil utamanya meliputi terbentuknya PPIDesa melalui SK resmi, peluncuran enam modul digital layanan desa, serta peningkatan efisiensi layanan hingga 73% dibanding metode manual. Temuan ini menunjukkan bahwa penggabungan kelembagaan lokal dengan teknologi digital dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan partisipasi warga dalam tata kelola desa. Originalitas studi ini terletak pada pendekatan kolaboratif lintas kampus dan penerapan sistem digital terintegrasi di wilayah 3T. Implikasi jangka panjangnya adalah potensi replikasi model ini di desa-desa dengan kondisi serupa.
Keywords: community empowerment, data governance, digital village, participatory design, smart village
