Apa itu Technology Acceptance Model (TAM)?

group

Authors

  • Hilal Huda Tel-U
  • Rio Utomo Telkom University
Issue Vol. 1 No. 1 (2025)
Published 6 August 2026
Section Articles
description PDF
subject

Abstract

Apa itu Technology Acceptance Model (TAM)? TAM adalah model teoretis yang menjelaskan penerimaan seseorang terhadap suatu teknologi melalui dua persepsi utama, yaitu perceived usefulness, yakni derajat kepercayaan bahwa menggunakan suatu sistem akan meningkatkan kinerjanya, dan perceived ease of use, yakni derajat kepercayaan bahwa menggunakan sistem tersebut akan bebas dari usaha. Kedua persepsi itu secara berurutan membentuk sikap terhadap penggunaan, niat berperilaku, dan pada akhirnya penggunaan aktual sistem, sehingga penerimaan teknologi dapat diperlakukan sebagai besaran yang terukur, bukan sekadar dugaan. Sejak diperkenalkan pada 1989, TAM menjadi kerangka yang paling banyak digunakan untuk menjelaskan mengapa sebuah sistem informasi dipakai atau ditinggalkan, namun literatur berbahasa Indonesia yang menyatukan formulasi matematis, prosedur pengukuran, dan tolok ukur angka hasil publikasi masih terserak. Makalah tutorial ini menyajikan penjelasan TAM secara menyeluruh dalam empat lapis. Lapis pertama membahas anatomi TAM: akar teoretisnya pada Theory of Reasoned Action, definisi operasional konstruk perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEOU), attitude toward using (ATU), behavioral intention to use (BI), dan actual system use (AU), serta penulisan model struktur sebagai sistem persamaan simultan. Lapis kedua menguraikan prosedur pengukuran berbasis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) lengkap dengan rumus average variance extracted, composite reliability, effect size, dan uji signifikansi bootstrap, disertai daftar ambang penerimaan yang lazim dipakai. Lapis ketiga mengompilasi data hasil pengukuran TAM yang telah dipublikasikan sebagai tolok ukur kuantitatif, mencakup studi seminal Davis dengan reliabilitas skala 0,98 untuk usefulness dan 0,94 untuk ease of use, meta-analisis atas 88 studi dengan koefisien jalur rerata 0,505 untuk PU→BI, 0,479 untuk PEOU→PU, dan 0,186 untuk PEOU→BI, meta-analytic structural equation modeling atas 40 studi pendidikan, serta studi penulis Telkom University pada learning management system CeLOE dengan 175 responden yang memperoleh koefisien jalur 0,671 untuk PEOU→ATU dan koefisien determinasi 51,3% untuk BI. Lapis keempat meninjau ekstensi TAM2, TAM3, dan UTAUT beserta kritik metodologis yang menyertainya. Makalah ditutup dengan daftar periksa praktis dan katalog kesalahan umum, sehingga dapat langsung digunakan sebagai rujukan operasional bagi peneliti yang akan merancang studi penerimaan teknologi.

format_quote

How to Cite

file_copyCopy
[1]
Huda, H. and Utomo, R. 2026. Apa itu Technology Acceptance Model (TAM)?. International Journal of Technological Innovation for Society. 1, 1 (Aug. 2026).

Downloads

Download data is not yet available.