Media transmisi yang banyak digunakan yaitu salah satunya ialah media transmisi menggunakan gelombang mikro. Gelombang mikro masih dibutuhkan saat ini karena tidak semua lokasi di izinkan untuk pergelaran jaringan menggunakan kabel, selain itu pengaruh terhadap bencana alam kecil, dan lebih praktis di implementasikan pada wilayah urban maupun rural. Namun dalam penggunaan transmisi gelombang mikro terdapat kendala-kendala yang dapat menyebabkan proses transmisi mengalami gangguan dalam proses penyampaian informasi. Salah satu kendala yang mempengaruhi transmisi gelombang radio yaitu adanya efek fading yang menyebabkan turunnya daya terima dan rusaknya kualitas transmisi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan proses optimasi untuk meningkatkan availability sistem komunikasi gelombang mikro. Penggunaan teknik diversity yang dapat meningkatkan nilai kehandalan sistem. Pada penelitian ini teknik diversity yang digunakan yaitu frequency diversity. Hasil dari simulasi perancangan jaringan transmisi gelombang mikro pada penelitian ini mendapatkan nilai kehandalan sistem sebelum menggunakan teknik diversity yaitu sebesar 99,99348%. Sedangkan setelah menggunakan teknik frequency diversity di dapatkan hasil sebesar 99,99934%. Hasil akhir simulasi ini sesui dengan yang diharapkan dengan adanya penerapan teknik frequency diversity akan mengoptimalkan layanan kepada penggunan dengan tingkat kehandalan sistem sebesar 0,00586% lebih optimal.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
An author who publishes in the Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan agrees to the following terms:
Read more about the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License. here: http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/.
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.