| Issue | Vol. 4 No. 2 (2026) |
| Release | 31 January 2026 |
| Section | Articles |
Perkembangan komunikasi digital dan meningkatnya sorotan media internasional menjadikan media relations sebagai elemen strategis dalam mempertahankan citra lembaga pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Tantangan utama yang dihadapi Direktorat Informasi dan Media adalah bagaimana mengelola hubungan dengan media nasional dan internasional secara efektif di tengah perbedaan budaya, kepentingan pemberitaan, serta isu-isu diplomasi yang sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi media relations Direktorat Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri RI dalam mempertahankan citra positif lembaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, partisipasi aktif, wawancara mendalam, dan studi literatur. Teori yang digunakan adalah strategi media relations Yosal Iriantara yang meliputi pengelolaan relasi, pengembangan strategi, dan pengembangan jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Direktorat menerapkan pendekatan formal dan informal dalam membangun hubungan dengan media, mengembangkan strategi komunikasi adaptif lintas budaya dan platform digital, serta memperluas jaringan media nasional dan internasional melalui kerja sama institusional dan program diplomasi media. Strategi tersebut terbukti berperan dalam menjaga kredibilitas informasi, mengelola isu sensitif, dan memperkuat citra positif Kementerian Luar Negeri RI di tingkat nasional maupun global
