Sumber daya manusia (SDM) berkualitas menjadi tuntutan era kompetitif agar mampu menjawab tantangan lokal, nasional, dan internasional dalam memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri. Sumber Daya Manusia berkualitas hanya dapat diperoleh dari guru profesional dan sekolah berkualitas. Sumber Daya Manusia berkualitas sangat diperlukan oleh dunia industri dari mulai level dasar, menengah, sampai atas. Lembaga Pendidikan menjadi salah satu harapan pemerintah untuk menghasilkan tenaga-tenaga professional berkualitas tersebut. Salah satu lembaga pendidikan yang bisa menciptakan tenaga kerja di tingkat menengah adalah sekolah menengah kejuruan (SMK).
Berdasarkan pengamatan empirik yang dilakukan sebuah lembaga carier development center, ternyata lulusan SMK mempunyai kelemahan utama yang membuat kurang diterimanya lulusan SMK oleh industry atau pengguna, yaitu:
Kaget memasuki dunia usaha dan industri nyata padahal bidang kerjanya sesuai dengan jurusan waktu di SMK. Hal ini dikarenakan praktek selama sekolah hanya bersifat simulasi tidak dibuat sama dengan dunia kerja/ bengkel sebenarnya.
Berdasarkan kondisi tersebut itulah, setidaknya ada 2 program utama yang perlu diusulkan dan akan dilaksanakan secara berkelanjutan pada kegiatan PPM periode 2 2019 ini, yaitu:
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Copyright Notice
An author who publishes in the Charity agrees to the following terms:
Read more about the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Licence here: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Information
Notice about change in the copyright policy of the journal 'Charity' : "From Vol 1, No.1 onwards the copyright of the article published in the journal 'Charity' will be retained by the author"
Privacy Statement
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.