Pengaruh Board Size, Board Gender Diversity, Board Meetings, Dan Independent Comissioners Terhadap Environmental, Social, And Governace (ESG) Disclosure Pada Perusahaan Seluruh Sektor Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2022-2023
The Influence of Board Size, Board Gender Diversity, Board Meetings, and Independent Commissioners on Environmental, Social, and Governance (ESG) Disclosure in Companies in All Sectors Listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022-2023 Period
Authors
| Issue | Vol. 4 No. 1 (2026) |
| Published | 24 July 2026 |
| Section | Articles |
Abstract
Prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi aspek penting untuk menilai tanggung jawab dan keberlanjutan perusahaan, terutama di Indonesia yang semakin mendapat perhatian dari investor terkait pengungkapan ESG. Namun, tingkat keterbukaan pelaporan ESG masih berbeda antar sektor akibat variasi dalam tata kelola perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karakteristik dewan direksi, yaitu ukuran dewan, keberagaman gender, frekuensi rapat, dan komisaris independen terhadap tingkat pengungkapan ESG pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022–2023. Hasil penelitian menunjkkan bahwa ukuran dewan dan keberagaman gender memiliki pengaruh positif terhadap pengungkapan ESG, sedangkan frekuensi rapat dan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa komposisi dan keberagaman dewan sangat penting dalam meningkatkan transparansi keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk memperbaiki tata kelola dewan dalam mengelola isu keberlanjutan serta regulator untuk membuat kebijakan pelaporan ESG yang lebih ketat. Penelitian selanjutnya disarankan memasukkan variabel lain seperti kepemilikan institusional dan kualitas audit untuk analisis yang lebih luas.
Keywords: Pengungkapan ESG, Ukuran Dewan, Keberagaman Gender, Rapat Dewan, Komisaris Independen
How to Cite
file_copyCopyLicense
Authors who publish in this journal agree to the following rules:
- Authors retain copyright and give the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
- Authors are permitted and recommended to post their work online (such as in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work.
