Strategi Komunikasi Politik Partai Nasdem Untuk Gen-Z Pada Pemilu Legislatif Kota Bandung 2024 Melalui Instagram @Nasdem.Bdg

subject Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana Partai Nasdem memanfaatkan media sosial Instagram untuk menarik perhatian dan mendapatkan dukungan dari Gen-Z pada Pemilihan Umum Legislatif 2024 di Kota Bandung. Menggunakan metode observasi, penelitian ini mengamati aktivitas akun Instagram @nasdem.bdg, termasuk frekuensi posting, jenis konten, dan interaksi dengan pengikut. Hasil menunjukkan bahwa Partai Nasdem secara konsisten memposting konten menarik dan informatif, menggunakan infografis, video pendek, dan fitur Instagram lainnya. Interaksi aktif dengan pengikut melalui balasan komentar, Direct Message (DM), dan sesi Q&A di Instagram Live terbukti efektif dalam membangun hubungan yang lebih personal dan mendalam. Strategi ini meningkatkan engagement dan menumbuhkan citra Partai Nasdem sebagai entitas yang dekat dengan rakyat, khususnya Gen-Z. Penelitian ini mengaitkan temuan dengan teori komunikasi politik, terutama model komunikasi dua arah simetris oleh James E. Grunig dan teori mediatization of politics oleh Strömbäck dan Esser, menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi dua arah dan penggunaan media sosial yang efektif dapat memperkuat hubungan antara partai dan pemilih muda. Kesimpulannya, strategi komunikasi aktif Partai Nasdem di Instagram berhasil menarik perhatian dan dukungan Gen-Z, meningkatkan popularitas dan elektabilitas partai dalam Pemilihan Umum Legislatif 2024.

Keywords: komunikasi politik Nasdem, politik sosial media, kampanye gen-Z

license License

Authors who publish in this journal agree to the following rules:

  1. Authors retain copyright and give the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
  2. Authors may enter separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
  3. Authors are permitted and recommended to post their work online (such as in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work.

Downloads

Download data is not yet available.