Pengalaman Komunikasi Keluarga Dalam Mendukung Pemulihan Pasien Gangguan Bipolar
Authors
| Issue | Vol. 3 No. 2 (2025) |
| Published | 12 December 2025 |
| Section | Articles |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman komunikasi keluarga dalam mendukung pemulihan pasien gangguan bipolar dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pasien, caregiver, dan informan ahli serta dianalisis dengan menggunakan paradigma konstruktivis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pasien pada fase manik dan hipomanik cenderung impulsif, sementara pada fase depresi cenderung menarik diri dan tidak banyak bicara. Faktor personal, lingkungan, dan perilaku berdasarkan teori konitif sosial Albert Bandura menjadi faktor pembentuk komunikasi keluarga. Komunikasi emosional dan kontrol diri, transparansi dan keterbukaan, identifikasi dan antisipasi, motivasi diri dan pendekatan spiritual, serta pengingat harian dan pengelolaan aktivitas merupakan faktor kunci dalam proses pemulihan pasien. Keluarga yang memiliki pemahaman yang baik tentang gangguan bipolar mampu menyesuaikan strategi komunikasi mereka sesuai dengan fase mood yang dialami oleh pasien, baik dalam fase manik maupun depresi. Lingkungan keluarga yang mendukung dapat menjadi penentu keberhasilan proses pemulihan dan dapat meningkatkan kepercayaan diri pasien gangguan bipolar.
Keywords: gangguan bipolar, komunikasi keluarga, pemulihan, fenomenologi, teori kognitif sosial
How to Cite
file_copyCopyLicense
Authors who publish in this journal agree to the following rules:
- Authors retain copyright and give the journal the right of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors may enter separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with attribution to the journal's initial publication.
- Authors are permitted and recommended to post their work online (such as in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work.
