| Issue | Vol. 10 No. 1 (2026) |
| Release | 17 April 2026 |
| Section | Bahasa Indonesia |
Generasi Z sebagai pengguna transportasi tertinggi di DKI Jakarta yang produktivitas tinggi dalam aktivitas pekerjaan dan aktivitas lainnya menimbulkan tingginya kemacetan di ruas jalan-jalan tertentu pada jam sibuk pagi dan sore hari pada tiap harinya. Hal ini memerlukan sistem pengendalian jumalh kendaraan yang tepat yaitu Electronic Road Pricing (ERP), akan bermanfaat mengurai kemacetan, mengurangi polusi udara dan menghidari cuaca ekstrim yang berakibat banjir dan mudah terjadi kebakaran. ERP ini mempunyai sejumlah tantangan yaitu penolakan masyarakat karena telah membayar pajak menolak untuk ada sistem pembayaran ERP di ruas jalan titik kemacetan. Hal ini dapat diatasi jika manfaat dari Sistem ERP ini dapat dirasakan langsung secara efektif terhindar macet dengan sistem ERP efektif dengan sistem kuota yaitu ada batas maksimal jumlah kendaraan yang diijinkan lewat pada jam sibuk di pagi (07.00-10.00) dan sore hari (16.00-19.00) di sejumlah jalan utma sebagai titik kemacetan di DKI Jakarta.
Keywords: ERP;, manfaat;, sistem kuota, tantangan;, DKI Jakarta
Copyright (c) 2026 JAF (Journal of Accounting and Finance)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
